PEMBELAAN DIRI DAN SERANGAN PERTEMUAN 6
NAMA : ISNA MUTHI' ATUS SALMAH
NIM : 20060484016
KELAS : 2020A
MATKUL : PENCAK SILAT
Sikap tegak 1 dignakan untuk:
- sikap siap pada waktu berbaris
- melakukan pemusatan diri, berdo'a
- sikap awal melakukan gerakan
sikap tegak 2 dan 3 digunakan untuk:
- sikap awal melakukan gerakan dasar
- sikap awal melakukam elemontor
sikap tegak 4 digunakan untuik:
- sikap awal melakukan gerakan tolonik
- sikap awal melakukan sambung/bertanding
sikap salam atau menghormat
dari sikap tegak 1, kemudian dua telapak tangan merapat di depan dada disertai dengan anggukan kepala, kemudian kembali ke sikap tegak 1 lagi
sikap menghormat dilakukan pada waktu:
- setiap awal dan akhir pelajaran/latihan kepada guru pelatih
- memberi salam kepada teman
- memakai dan mengakhiri permainan/ pertandingan
sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri
merentangkan kedua lengan keatas, pandangan ke atas menjelang sikap berdoa rapatkan kedua telapak tangan diatas kepala turunkan didepan dada, tundukkan kepala dilanjutkan sikap berdoa kepada tuhan yang maha esa.
sikap berdoa juga dapat dengan mengambil sikap tegak 1 tundukkan kepala ke bawah.
1.) sikap istirahat.
dengan merentangkan kaki kiri ke samping, pergelangan tangan tangan kiri dipegang tangn kanan, ibu jari melingkar. dari sikap istirahat ke sikap tegak 1, kaki kiri dirapatkan ke kaki kanan.
sikap istirhat ini dilakukan pada waktu mendengarkan petunjuk atau petuah guru. konsentrasi dengan indera di pasang baik-baik
sikap berdiri kangkang
sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. titik pertemuan garis-garis sikap menunjukkan titik berat badan, agar kedua kaki simetris. cara mengambil sikap dengan :
- merentangkan kaki kiri ke kiri, atau merentangkan kaki kanan ke kanan, atau
- loncatan kecil merentangkan kedua kaki membentuk sikap kangkang
1) Sikap berdiri kuda-kuda
Sikap berdiri kuda-kuda terdir dari:
a) Kuda-kuda depan
Dari sikap awal tegak 2, geser ke kanan ke depan menjadi kuda-kuda depan, Tarik kaki kanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri ke belakang menjadi kuda-kuda depan dengan mundur tarik kaki kiri ke depan kembali sikap semula, sikap tegak 2.
b) Kuda-kuda belakang
● Dari sikap awal sikap tegak 2, kaki kiri mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang, kembali ke sikap tegak 2 pada titik 0
● Demikian juga bila kaki kanan mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang.
c) Kuda-kuda tengah
● Dari pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
● Pandangan ke depan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri dan kaki kanan
d.) Kuda-kuda samping
● Dari titik 0 kaki kiri menggeser ke samping kiri.
● Berat badan pada salah 1 kaki baik kaki kanan maupun kaki kiri, bahu pada arah tumpuan sejajar/segaris dengan kaki
● Umumnya digunakan sebagai elakan (mengelak dari serangan)
e.) Kuda-kuda silang
● Dapat dilaksanakan silang depan dan silang belakang
● Berat badan dilimpahkan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu/ujung jari kaki
➔Silang Depan
➔ Silang Belakang
sikap salam atau menghormat
dari sikap tegak 1, kemudian dua telapak tangan merapat di depan dada disertai dengan anggukan kepala, kemudian kembali ke sikap tegak 1 lagi
sikap menghormat dilakukan pada waktu:
- setiap awal dan akhir pelajaran/latihan kepada guru pelatih
- memberi salam kepada teman
- memakai dan mengakhiri permainan/ pertandingan
sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri
merentangkan kedua lengan keatas, pandangan ke atas menjelang sikap berdoa rapatkan kedua telapak tangan diatas kepala turunkan didepan dada, tundukkan kepala dilanjutkan sikap berdoa kepada tuhan yang maha esa.
sikap berdoa juga dapat dengan mengambil sikap tegak 1 tundukkan kepala ke bawah.
1.) sikap istirahat.
dengan merentangkan kaki kiri ke samping, pergelangan tangan tangan kiri dipegang tangn kanan, ibu jari melingkar. dari sikap istirahat ke sikap tegak 1, kaki kiri dirapatkan ke kaki kanan.
sikap istirhat ini dilakukan pada waktu mendengarkan petunjuk atau petuah guru. konsentrasi dengan indera di pasang baik-baik
sikap berdiri kangkang
sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. titik pertemuan garis-garis sikap menunjukkan titik berat badan, agar kedua kaki simetris. cara mengambil sikap dengan :
- merentangkan kaki kiri ke kiri, atau merentangkan kaki kanan ke kanan, atau
- loncatan kecil merentangkan kedua kaki membentuk sikap kangkang
1) Sikap berdiri kuda-kuda
Sikap berdiri kuda-kuda terdir dari:
a) Kuda-kuda depan
Dari sikap awal tegak 2, geser ke kanan ke depan menjadi kuda-kuda depan, Tarik kaki kanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri ke belakang menjadi kuda-kuda depan dengan mundur tarik kaki kiri ke depan kembali sikap semula, sikap tegak 2.
b) Kuda-kuda belakang
● Dari sikap awal sikap tegak 2, kaki kiri mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang, kembali ke sikap tegak 2 pada titik 0
● Demikian juga bila kaki kanan mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang.
c) Kuda-kuda tengah
● Dari pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
● Pandangan ke depan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri dan kaki kanan
d.) Kuda-kuda samping
● Dari titik 0 kaki kiri menggeser ke samping kiri.
● Berat badan pada salah 1 kaki baik kaki kanan maupun kaki kiri, bahu pada arah tumpuan sejajar/segaris dengan kaki
● Umumnya digunakan sebagai elakan (mengelak dari serangan)
e.) Kuda-kuda silang
● Dapat dilaksanakan silang depan dan silang belakang
● Berat badan dilimpahkan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu/ujung jari kaki
➔Silang Depan
➔ Silang Belakang
SIKAP JONGKOK
Sikap jongkong ada dua macam, jongkok dan jengkek.
● Sikap mencangkung, pantat duduk pada ujung lutut
● Pinggang, punggung leher dan kepala tegak lurus pandangan mata ke depan.
SIKAP DUDUK
Sikap duduk diawali dengan sikap berdiri tegak 2 dilanjutkan dengan sikap duduk sebagai dasar permainan bawah, dengan ada 4 (empat) bentuk sikap duduk yaitu:
SIKAP BERBARING
Sikap berbaring terdiri dari :
● Pada jatuhan terlentang angkatlah paha 900, telapak tangan didada, tangan kanan lurus agak serong.
● Jatuhan sikap miring dari terlentang kaki kanan yang lututnya bengkok pindahkan kekiri tangan kanan yang didada pindah kepangkat paha, kaki kanan.
● Jatuhan tengkurap kedua siku menahan anggota badan.
SIKAP KHUSUS
Sikap khusus yang penting adalah tegak 1 kaki. Sikap khusus antara lain:
● Sikap tegak 1 kaki
● Sikap harimau di mulai dari awal kuda-kuda depan, turun pelan-pelan di bantu dengan kiri
● Sikap monyet, gerakannya lucu, tapi penuh serang, bela geser gesit, terampil, serangan tidak diduga
SIKAP PASANG
engertian sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir dari rangkaian gerak. Ditinjau dari tinggi rendahnya sikap tubuh. Maka sikap pasang dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: pasang atas, pasang tengah, dan bawah. Pasang atas dan tengah menggunakan kuda-kuda/ sikap kaki sebagai berikut :
● Kuda-kuda depan
● Kuda-kuda belakang
● Kuda-kuda silang (depan dan belakang)
● Dan sikap khusus lainnya/ menirukan binatang.
● Kuda-kuda samping.
- Sikap Pasang Atas dan Pasang Tengah
2. Sikap Pasang Bawah
· Salah satu lutut bertumpu dilantai. Titik berat badan lebih rendah. Mendekati bidang tumpuan
I. Gerak Dasar Pencak Silat
Untuk menguasai gerak dasar tersebut, perlu dipahami arah delapan penjuru mata angin dan langkah-langkah. Adapun bentuk dasar pencak silat meliputi unsur-unsur:
a. Arah (8 penjuru mata angin)
b. Cara melangkah
c. Langkah dan posisi d. Bentuk/pola langkah
1. Angkatan
· Angkat tinggi:
§ Satu kaki di angkat tinggi paha dasar, letakkan kaki pada arah yang di tuju.
§ Dari sikap tegak satu kaki, paha kiri datar, letak kaki kiri kedepan dengan kuda-kuda depan, kaki kanan paha datar, kemudian kaki kanan letakkan didepan dan seterusnya
● Angkat rendah:
Satu kaki di angkat biasa, kira-kira paha bersudut 300, letakkan kaki yang diangkat pada tempat tertentu sesuai dengan arah tujuan.
2) Geseran
Cara melankah: satu kaki di geser, ujung jari kaki/tumit masih menyentuh lantai. Letakkan kaki tersebut pada tempat tertentu sesuai arah tujuan.
3) Putaran
Cara melangkah: angkat kaki dengan memutar keluar, letakkan didepan dengan telapak kaki keluar, kaki yang dibelakang jinjit.
4) Lompat
Satu kaki bertolak,disusul oleh kaki lainnya. Dalam hal mendarat ada 2 macam, yaitu: a) Kaki yang satu mendarat, di letakkan di tempat yang sesuai dengan arah tujuan, kemudian disusul dengan kaki lainnya.
b) Kedua kaki mendarat sama-sama
5) Loncat
Kedua kaki bertolak, disusul oleh kaki lainnya, dalam hal ini mendarat bisa 2 kemungkinan, sesuai kebutuhan, yaitu :
a) Kedua kaki mendarat, diletakkan bersama di tempat yang sesuai dengan arah tujuan
b) Satu kaki mendarat disusul kaki yang lain
Perbedaan antara Lompatan dengan Loncatan
èTerletak pada tolakan kaki, jika pada lompatan satu kaki yang bertolak untuk melangkah sedangkan pada loncatan kedua kaki bertolak untuk melangkah.
6) Gesutan
Gesutan adalah langkah untuk mendekati lawan dengan kuda-kuda tengah lalu mengingsut (menggeser telapak kaki tanpa diangkat dari lantai) mendekati lawan secara perlahan dan diam-diam hingga mencapai jarak serangan.
c. Langkah dan Posisi
Langkah adalah perbuatan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat lain. Langkah adalah salah 1 hal penting dalam pencak silat, karena berfungsi sebagai :
1. Dasar tumpuan berdiri kuat dan tangguh
2. Dasar tumpuan pada saat melakukan serangan atau pembelaan
3. Suatu cara untuk memperoleh posisi yang menguntungkan
Langkah dapat dilakukan dengan posisi : Segaris, tegak lurus dan serong.
d. Bentuk/ Pola langkah
Pengembangan langkah yang berangkai dengan tujuan tertentu merupakan bentuk/ Pola langkah. Pola langkah ada beberapa macam :
1. Lurus
2. Gergaji/ Zig-zag
3. Ladam atau U ( tunggal dan rangkap )
4. Segitiga ( tunggal dan rangkap )
5. Segi empat ( lurus dan polong )
6. Huruf S
Kuda-kuda adalah teknik yang memperlihatkan sikap dari kedua kaki dalam keadaan statis. Teknik ini digunakan untuk mendukung sikap pasang Pencak Silat. Kuda-Kuda juga dipergunakan sebagai latihan dasar Pencak Silat untuk memperkuat otot-otot kaki.
A. Ditinjau dari Bentuknya
1. Kuda-kuda Ringan
yakni sikap kuda-kuda dengan salah satu badan atau kedua kaki menopang sebagian berat badan dan cenderung bersifat aktif.
2. Kuda-kuda Sedang
yakni sikap kuda-kuda de-ngan kedua kaki meno-pang sebagian berat ba-dan, bisa bersifat aktif maupun pasif.
3. Kuda-Kuda Berat
yakni sikap kuda-kuda yang salah satu atau kedua kaki menopang seluruh berat badan dan cenderung bersifat pasif.
B. Ditinjau dari Bobotnya
1. Kuda-kuda Depan
Kuda-Kuda Depan, yakni kuda-kuda dengan sikap salah satu kaki berada di depan sedangkan kaki lainnya di belakang dan berat badan ditopang oleh kaki depan. Posisi kedua telapak kaki membentuk sudut + 30 derajat.
2. Kuda-kuda Belakang
Kuda-Kuda Belakang, yakni kuda-kuda dengan sikap salah salah kaki berada di depan, sedangkan kaki lainnya berada di belakang dan berat badan sepenuhnya ditopang oleh kaki belakang. Posisi telapak kaki depan lurus dan telapak kaki belakang membentuk sudut + 60 derajat.
3. Kuda-kuda Samping
Kuda-Kuda
Samping, yakni kuda-kuda
dengan posisi kedua kaki melebar sejajar dengan tubuh dan berat badan ditopang
oleh salah satu kaki yang menekuk. Posisi ke dua telapak kaki sejajar membentuk
sudut + 30 derajat.
4. Kuda-kuda Tengah
Kuda-Kuda
Tengah, yakni kuda-kuda
dengan sikap kedua kaki melebar sejajar dengan bahu dan berat badan ditopang
secara merata oleh kedua kaki, dapat juga dilakukan dengan posisi serong. Posisi kedua telapak kaki serong membentuk
sudut + 30 derajat.
SIKAP PASANG
Sikap Pasang merupakan kombinasi sikap
kaki dan sikap tangan dengan kuda-kuda maupun tanpa kuda-kuda yang selalu
disertai dengan kesiagaan mental dan indera secara total.
A. Sikap Pasang ditinjau dari taktik penggunaannya:
1. Sikap pasang terbuka
yakni sikap pasang dengan sikap tangan dan lengan yang tidak melindungi tubuh.
2. Sikap pasang tertutup
yakni sikap pasang dengan sikap tangan dan lengan yang melindungi tubuh.
B. Macam-macam Sikap Pasang
1. sikap pasang satu
Sikap Pasang Satu, yakni sikap dengan kuda-kuda tengah
belakang, dengan berat badan di tengah, posisi kaki depan dan belakang sejajar
(sikap pasang tertutup). Posisi ke
dua telapak tangan terbuka.
2. sikap pasang dua
Sikap Pasang
Dua, yakni sikap pasang
dengan kuda-kuda tengah serong (sikap pasang tertutup, dengan satu tangan
mengepal).
3. sikap pasang tiga
Sikap Pasang
Tiga, yakni sikap pasang
dengan kuda-kuda samping (sikap pasang tertutup, posisi tangan kanan lurus,
tangan kiri bersilang di dada atau sebaliknya. Posisi kedua telapak tangan
terbuka menghadap ke atas.
4. sikap pasang empat
Sikap Pasang
Empat, yakni sikap pasang
dengan kuda-kuda depan (posisi telapak tangan depan mengepal, telapak tangan
yang lainnya terbuka silang di dada.
5. sikap pasang lima
sikap pasang lima yakni sikap pasang dengan kuda-kuda tengah seliwa (posisi telapak tangan mengepal menghadap ke atas dan telapak tangan yang lainnya terbuka silang didada
6. sikap pasang enam
sikap pasang enam yakni pasang dengan kuda-kuda tengah disertai ke dua telapak tangan terbuka silang didada

Sikap Pasang Delapan, yakni sikap pasang yang salah
satu kaki disilangkan ke depan kaki lainnya, kedua belah tangan di depan dada
dengan telapak tangan terbuka.
Sikap Pasang Sembilan, yakni sikap pasang dengan kuda-kuda belakang. Posisi telapak tangan satu terbuka dan telapak tangan lainnya
10. sikap pasang sepuluh
Sikap Pasang Sepuluh, yakni sikap pasang berdiri satu kaki terbuka dengan sikap tangan seliwa, posisi salah satu telapak tangannya mengepal dan telapak tangan lainnya terbuka silang di dada
11. sikap pasang sebelas
sikap pasang sebelas yakni sikap pasang dengan satu lutut bertumpu pada lantai dengan kaki lainnya ditekuk tegak lurus, sedangkan posisi telapak tangannya terbuka menghadap ke depan dan telapak tangan lainnya menghadap ke atas
12. sikap pasang dua belas
sikp pasang dua belas yakni sikap pasang dengan posisi bersila (sempok) dengan posisi kedua telapak tangan terbuka menghadap ke atas
TEKNIK GERAKAN LANGKAH
A. Langkah Ditinjau dari Arahnya.
- a. A1 - D1 : Langkah lurus
depan kiri
b. A2 - D1 : Langkah lurus depan kanan
c. A1 - D2 : Langkah lurus mundur kiri
d. A2 - D2 : Langkah lurus mundur kanan
- a.
A1 - B1 : Langkah samping kiri
b. A2 - B2 : Langkah samping kanan
- a.
A1 - C1 : Langkah serong depan kiri
b. A2 - C2 : Langkah serong depan kanan
c. A1 - C3 : Langkah serong belakang kiri
d. A1 - C4 : Langkah serong belakang kanan
1. Langkah Lurus
(4 macam gerakan).
Macam arah gerakan, meliputi:
1). Langkah lurus depan, kiri dan
kanan; dan
2). Langkah lurus belakang, kiri
dan kanan.
Gambar petunjuk prosedur praktek gerakannya, perhatikan sikap dan arah
gerakan telapak kakinya, berikut
ini:
2. Langkah
Samping (2 macam gerakan).
Macam arah
gerakan, meliputi: Langkah samping kiri
dan kanan.
Gambar
petunjuk prosedur praktek gerakannya, perhatikan
sikap dan arah
gerakan
telapak kakinya, berikut ini:
3). Langkah Serong (4 macam gerakan).
Macam arah gerakan, meliputi:
1). Langkah serong depan, kanan dan
kiri; dan
2). Langkah serong belakang, kanan
dan kiri.
Gambar petunjuk prosedur
praktek gerakannya, perhatikan sikap
dan arah
Gerakan telapak kakinya, berikut ini:
4.
Langkah Silang (2 macam gerakan).
Macam arah gerakan,
meliputi: Langkah silang
depan, kiri dan kanan.
Gambar
petunjuk prosedur praktek gerakannya, perhatikan
sikap dan arah
gerakan telapak kakinya, berikut ini:
5. Langkah Pilin
(2 macam gerakan).
Macam arah gerakan, meliputi: Langkah silang belakang (pilin), kiri
dan kanan.
Gambar
petunjuk prosedur praktek gerakannya, perhatikan
sikap dan arah
gerakan telapak kakinya, berikut ini:
6. Langkah Putar (2 macam gerakan).
Macam arah gerakan,
meliputi: Langkah berputar, kanan dan kiri.
Gambar petunjuk prosedur praktek gerakannya, perhatikan sikap dan arah
gerakan telapak kakinya, berikut ini:
B. Langkah ditinjau dari tekniknya
Pada gambar petunjuk rangkaian teknik
gerakan, perhatikan dan ikuti:
1).
Sikap awal (pasang),
2).
Sikap dan arah perpindahan gerakan kaki dan sikap
tangan,
3).
Perpindahan konsentrasi titik berat badan,
4).
Arah pandangan mengikuti gerakan subyek pembuat
aksi, dan
5).
Sikap akhir dalam posisi sikap pasang
lanjutan.
1. LANGKAH
ANGKATAN.
Angkatan, salah satu teknik untuk mendekati atau
menghindari serangan dengan cara mengangkat/ memindahkan salah satu kaki ke
segala arah.
2. LANGKAH
GESER.
Geser, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati
sasaran atau menghindari serangan dengan cara menggeserkan telapak kaki ke
segala arah.
3). LANGKAH
SESER.
Seser, salah satu teknik gerakan langkah mendekati
lawan dengan cara menyeret telapak kaki yang dilakukan dengan kaki kanan/kiri
di depan atau bergantian.
4). LANGKAH
LOMPAT
Lompat, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati
sasaran atau menghindari serangan dengan cara melompat (kedua kaki berpindah)
ke segala arah.
1. TANGKISAN (12 MACAM TEHNIK
GERAKAN).
Tangkisan Tepis, yakni tangkisan dengan menggunakan
satu atau kedua telapak tangan
terbuka dengan perkenaannya telapak tangan dalam, arah gerakan dari
dalam ke luar dan atas bawah
2). TANGKISAN GEDIK
Tangkisan Gedik yakni tangkisan dengan menggunakan satu lengan dengan tangan mengepal yang perkenaannya lengan bawah dalam dengan lintasan dari atas ke bawah.
3). TANGKISAN
KELIT.
Tangkisan Kelit, yakni tangkisan yang menggunakan satu
lengan dengan telapak tangan terbuka yang kenaannya telapak tangan luar dan
arah gerakan dari dalam ke luar atau sebaliknya
4). TANGKISAN
SIKU.
tangkisan siku yakni tangkisan yang menggunakan siku, menggunakan siku, dengan lintasan ari luar ke dalam
5). TANGKISAN
JEPIT ATAS.
Tangkisan Jepit Atas, yakni tangkisan yang menggunakan kedua lengan yang menyilang dengan kenaannya sudut persilangan lengan, arahnya dari atas ke bawah dan sebaliknya.
6). TANGKISAN
JEPIT BAWAH.
Tangkisan Jepit Bawah, uraiannya sama dengan tangkisan jepit
atas, hanya saja posisi tangan mengepal.
7). TANGKISAN
POTONG.
Tangkisan
Potong, yakni tangkisan
yang menggunakan satu tangan dan lengan digerakkan ke samping bawah seperti
gerakan memotong dengan kenaannya lengah bawah luar, dengan posisi tangan
terbuka.
8). TANGKISAN
SANGGA.
Tangkisan
Sangga yakni tangkisan
yang menggunakan satu lengan yang membentuk siku-siku dengan kenaannya lengan
bawah luar dan gerakannya dari bawah ke atas, dengan posisi tangan mengepal.
9). TANGKISAN
GALANG.
Tangkisan
Galang, yakni tangkisan
yang menggunakan lengah bawah dalam yang tegak lurus dengan tangan mengepal
yang digerakkan ke samping dari luar ke dalam dan dari dalam ke luar.
10). TANGKISAN
KEPRUK.
Tangkisan
Kepruk, yakni tangkisan
yang menggunakan kedua tangan mengepal dan tengan berbentuk siku-siku yang
digerakkan ke bawah dengan kenaannya punggung kepalan tangan.
11). TANGKISAN KIBAS.
Tangkisan Kibas, yakni tangkisan yang menggunakan kaki dan
tungkai yang dikibaskan ke atau dari samping dengan kenaannya telapak kaki.
12). TANGKISAN
LUTUT.
Tangkisan Lutut, yakni tangkisan yang menggunakan gerakan lutut
setinggi pinggang, dengan lintasannya dari dalam ke luar.
HINDARAN
A. ELAKAN
Elakan yakni teknik hindaran yang dilakukan dengan memindahkan salah satu kaki (ke belakang atau ke samping) untuk mengubah posisi tubuh.
B. EGOSAN
Egosan, yakni teknik hindaran yang dilakukan dengan memindahkan kedua belah kaki untuk mengubah posisi tubuh
Kelitan, yakni teknik hindaran tanpa memindahkan
posisi kaki
PEMBELAAN DIRI
- PembelaanDiri(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:75-76)
Pembelaan
diri merupakan prinsip utama dalam olahraga pencak silat, sehingga perlu
diperkuat landasannya terlebih dahulu. Dasar-dasar hindaran/ elakan dan
tangkisan harus ditanamkan dan dihayati, yang memperkuat pembelaan aktif dan
serangan balasan serta teknik-teknik lainnya. Prinsip pembelaan ini harus
dipupuk menjadi sikap pandangan pembelaan diri secara mental/ ke-jiwaaan secara
teknik. Dalam pembelaan harus memperhatikan bentuk serangan lawan, arah
serangan, jarak serangan, ketepatan dan kemantapan pembelaan.
Pembelaan
diri terdiri dari : pembelaan dasar, pembelaan lanjutan dan pembelaan tinggi.
- Pembelaan dasar :
1)
Hindaran dan elakan
2)
Tangkisan
- Pembelaan lanjutan :
1)
Tangkisan
2)
Jatuhan
3)
Kuncian
4)
Lepasan
- Pembelaan tinggi :
1)
Hambatan/ pra gerak
2)
Sambut
3)
Penguasaan
2.
Pembelaan Dasar
(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:76-90)
A. Hindaran
Hindaran adalah suatu usaha
pembelaan dengan cara memindahkan bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran
serangan. Hindaran mempunyai unsur : kuda-kuda, sikap tubuh dan sikap tangan
Hindaran ke arah 8 penjuru mata
angin.
Lintasan serangan lawan dipindahkan
ke arah 8 penjuru mata angin.
Hindaran
ke arah 8 penjuru mata angin dapat dilakukan dengan cara : hadap, sisi, angkat
kaki, dan kaki silang.
1.
Hindar, hadap yaitu menghindar dengan
memindahkan kaki, sehingga posisi tubuh menghadap lawan.
2.
Hindar sisi, menghindar dengan memindahkan kaki
sehingga posisi tubuh menyamping lawan.
3.
Hindar angkat kaki, menghindar dengan cara
angkat kaki.
Hindar kaki silang, menghindar dengan memindahkan kaki secara menyilang
- Elakan
Elakanadalahusahapembelaan
yang dilakukandengansikap kaki yang
tidakberpindahtempatatauberpindahnamunkembaliketempatsemula.
MacamElakan, terdiridari :
➔Elakanbawah
➔Elakanatas
➔Elakansamping
➔Elakanbelakang
Keterangan
:
- Elakanbawah
a.
Mengelakdariseranganlawanpadabagiantubuhatas.
b.
Merendahdiridengansikaptungkaiditekuktanpamemindahkanletakpijakan
kaki.
c.
Disertaisikaptubuhdansikaptanganwaspada
- ElakanAtas
a.
Mengelakdariseranganlawanpadabagiantubuhbawah
b.
Mengangkatkeduaatausalahsatu kaki (
dengansikaptungkaiditekukketikamegangkatkedua kaki )
c.
Disertaisikaptubuhdansikaptanganwaspada
d.
Mendaratdengan kaki
salingmenyusulataudengankedua kaki
- Elaksamping
a.
Mengelakdiridariseranganlawanarahlurusdepandanatas
b.
Dari sikapkangkang,
memindahkantubuhkesampingdenganmerubahsikaptungkai (kuda-kuda)
c.
Disertaidengansikaptubuhdansikaptanganwaspada
- Elakbelakang
a.
Mengelakdiridariseranganlawanarahlurusdepandansamping
b.
Dari sikapkuda-kudadepan,
menimbulkantubuhkebelakang
c.
Disertaidengansikaptubuhdansikaptanganwaspada
Contogerakanpadahindarandenganberpasangan
:
Diawalidenganberdiriberhadapan, dengansikapberdiritegak 3 atauberdiri tegak4
- Pesilat 1 = Hindarhadaparah 1 danpesilat 2 = Pukultebakarah 5
- Pesilat 1 = Hindarhadaparah 2 danpesilat 2 = Pukultebakarah 5
Pesilat 1 = Hindarsisilangkah 1 danpesilat 2 = Pukultinjuarah 5
Pesilat 1 = Hindarsisiarah 3 danpesilat 2 = Pukultinjuarah 5
Pesilat 1 = Hindartarik kaki arah 1 danpesilat 2 = Tendangandepan ( A )
Pesilat 1 = Hindar kaki silang arah 1 dan pesilat 2 = Tendangan samping arah 5
Langkah hindar saat diserang Hindar kaki silang arah 1 – tendangan samping
- Tangkisan
Tangkisan adalah usaha
pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan. Kontak
langsung itu, bertujuan :
1.
Mengalihkan serangan dari lintasannya
2.
Membendung atau menahan serangan, jika terpaksa
Sikap menangkis selalu disertai
sikap kuda-kuda dan sikap tubuh dengan menggunakan :
1.
Satu lengan
2.
Siku
3.
Dua lengan
4.
Kaki
Terhadap serangan yang mempunyai
bentuk dan lintasan yang bermacam-macam, maka tangkisan ada bervariasi :
1.
Posisi tinggi atau rendah
2.
Dengan tangan terbuka atau mengepal
3.
Arah ke dalam atau keluar
Unsur-unsur lainnya yang penting :
1.
Sikap tangan atau kaki
2.
Sikap kuda-kuda
3.
Sikap tubuh
1)
Tangkisan satu lengan
Terdiri dari :
-
Tangkisan luar, dari dalam keluar
-
Tangkisan dalam, dari luar ke dalam
-
Tangkisan atas, dari bawah ke atas
-
Tangkisan bawah, dari atas ke bawah
2) Tangkisan Siku
Terdiri dari :
-
Tangkis siku dalam
a. Siku dalam tinggi
b. Siku dalam rendah
-
Tangkis siku luar
a. Siku luar tinggi
b.
Siku luar rendah
3)
Tangkisan Dua lengan
Terdiri dari :
Sejajar Dua tangan -
Silang Tinggi/ rendah
Belah Tinggi/ rendah -
Buang Samping
4)
Tangkisan kaki
Terdiri dari :
-
Tutup samping
-
Tutup depan
-
Tutup buang luar
-
Busur luar/dalam
SERANGAN
1. SERANGAN(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95)
Pengertian serangan adalah usaha pembelaan diri dengan menggunakan lengan/tangan atau tungkai/kaki untuk mengenai usaaha sasaran tertentu pada tubuh lawan.Serangan dapat dibagi jenisnya berdasarkan alat yang digunakan untuk melakukan serangan, yaitu:
- Serangan lengan/tangan yang lazim disebut pukulan.
- Serangan tungkai/kaki yang lzim disebut tendangan.
Terdapat pula teknik serangan dengan menggunakan bagian dari lengan atau tungkai, yaitu: sikuan, lututan, sapuan, kaitan, dan guntingan. Setiap serangan mempunyai unsur :
● Sikap tangan/ kaki sebagai alat serang
● Sikap kuda-kuda
● Sikap tubuh
2. SERANGAN LENGAN(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95-98)
Serangan lengan dibagi menjadi :
a. Serangan tangan :
Dibagi berdasarkan arah serangan melalui lintasan :
1) Depan 3) atas
2) Bawah 4) Samping
Serangan lengan/tangan biasanya disertai dengan sikap kuda-kuda depan dengan melangkah kedepan atau serong kiri/kanan. Bergantian kiri/kanan, berdasarkan arah 8 (delapan) penjuru mata angin.
1) Melaui depan :
Antara lain :
● Tebak, pukul telapak tangan
● Tinju, tangan dikepalkan
● Dorong, dua telapak tangan
● Sodok, telapak tangan telentangan
● Totok, bentuk tangan mencengkram rapat.
2) Melaui bawah :
Antara lain :
● Bandul/ catok (upper cut dalam tinju)
● Sanggah, pangkal telapak tangan, serangan dagu
Colok/ tusuk
3) Melalui samping
Antara lain :
● Pedang, sisi telapak tangan
● Tampar, telapak tangan
● Bandul, dari samping
● Kepret, punggung tangan
Antara lain :
● Pedang, sisi telapak tangan
● Tampar, telapak tangan
● Bandul, dari samping
● Kepret, punggung tangan
SERANGAN SIKU
Serangan dengan siku jarak antara kita dengan lawan dekat. Serangan dengan menggunakan siku dapat dilakukan dengan arah serangan ke :
- Depan - Serong
- Samping - Atas
- Belakang - Bawah
PENDINGINAN (COOLING DOWN)
Setiap latihan olahraga kita selalu membutuhkan pendinginan, guna untuk meregangkan otot – otot yang kaku setelah melakukan katihan olahraga maupun olahraga. Di dalam olahraga pencak silat ini pun ada gerakan pendinginan. Pendingan dalam olahraga pencak silat ini terdapat 3 (tiga) gerakan pendinginan di antaranya:
1) Gerakan pertama
· Melakukan dengan berpasangann pertama memegang telapak tangan teman dengan posisi badan pasangan menunduk seperti orang sholat melakukan rukuk tetapi tangan lurus ke depan, setelah itu tangan di ayun keatas dan ke bawah dengan arah berlawanan dan secara perlahan. Gerakan tersebut guna untuk melemaskan punggung dan kedua tangan. Gerakan tersebut di lakukan secara bergantian.
2) Gerakan kedua
· Sama seperti gerakan pertama kita melakukannya dengan berpasangan.
Pertama tama, kaki kanan ke depan, begitu sebaliknya pasangan kaki kiri yang maju kedepan guna untuk menahan, kemudian Saling berpegangan, dan menarik badan, begitu juga di lakukan sebaliknya.
3) Gerakan ketiga
· Tetap sama seperti gerakan 1 dan 2 melakukan dengan berpasangan. Pertama tamaberdiri dengan pasangan, tetapi dengan posisi saling membelakangi, kemudiandengan bergantian mengangkat tubuh dengan posisi berlawanan, begitu sebaliknya.
4) Gerakan keempat
· Tetap sama seperti gerakan 1,2 dan 3 melakukan dengan berpasangan.
Pertama angkat kaki teman satu dahulu kemudian bergantian.






















































Sangat bermanfaat
BalasHapus