SIKAP DAN GERAKAN PENCAK SILAT PERTEMUAN 5
NAMA : ISNA MUTHI' ATUS SALMAH
NIM : 20060484016
KELAS : 2020A
MATKUL : PENCAK SILAT
Sikap tegak 1 dignakan untuk:
- sikap siap pada waktu berbaris
- melakukan pemusatan diri, berdo'a
- sikap awal melakukan gerakan
sikap tegak 2 dan 3 digunakan untuk:
- sikap awal melakukan gerakan dasar
- sikap awal melakukam elemontor
sikap tegak 4 digunakan untuik:
- sikap awal melakukan gerakan tolonik
- sikap awal melakukan sambung/bertanding
sikap salam atau menghormat
dari sikap tegak 1, kemudian dua telapak tangan merapat di depan dada disertai dengan anggukan kepala, kemudian kembali ke sikap tegak 1 lagi
sikap menghormat dilakukan pada waktu:
- setiap awal dan akhir pelajaran/latihan kepada guru pelatih
- memberi salam kepada teman
- memakai dan mengakhiri permainan/ pertandingan
sikap bersyukur/berdoa/memusatkan diri
merentangkan kedua lengan keatas, pandangan ke atas menjelang sikap berdoa rapatkan kedua telapak tangan diatas kepala turunkan didepan dada, tundukkan kepala dilanjutkan sikap berdoa kepada tuhan yang maha esa.
sikap berdoa juga dapat dengan mengambil sikap tegak 1 tundukkan kepala ke bawah.
1.) sikap istirahat.
dengan merentangkan kaki kiri ke samping, pergelangan tangan tangan kiri dipegang tangn kanan, ibu jari melingkar. dari sikap istirahat ke sikap tegak 1, kaki kiri dirapatkan ke kaki kanan.
sikap istirhat ini dilakukan pada waktu mendengarkan petunjuk atau petuah guru. konsentrasi dengan indera di pasang baik-baik
sikap berdiri kangkang
sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah dan kuda-kuda. titik pertemuan garis-garis sikap menunjukkan titik berat badan, agar kedua kaki simetris. cara mengambil sikap dengan :
- merentangkan kaki kiri ke kiri, atau merentangkan kaki kanan ke kanan, atau
- loncatan kecil merentangkan kedua kaki membentuk sikap kangkang
1) Sikap berdiri kuda-kuda
Sikap berdiri kuda-kuda terdir dari:
a) Kuda-kuda depan
Dari sikap awal tegak 2, geser ke kanan ke depan menjadi kuda-kuda depan, Tarik kaki kanan kembali sikap semula. Geser kaki kiri ke belakang menjadi kuda-kuda depan dengan mundur tarik kaki kiri ke depan kembali sikap semula, sikap tegak 2.
b) Kuda-kuda belakang
● Dari sikap awal sikap tegak 2, kaki kiri mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang, kembali ke sikap tegak 2 pada titik 0
● Demikian juga bila kaki kanan mundur ke belakang membuat posisi kuda-kuda belakang.
c) Kuda-kuda tengah
● Dari pinggang sampai kepala harus lurus dan tegak.
● Pandangan ke depan, kedua lutut segaris tegak lurus dengan ibu jari kaki kiri dan kaki kanan
d.) Kuda-kuda samping
● Dari titik 0 kaki kiri menggeser ke samping kiri.
● Berat badan pada salah 1 kaki baik kaki kanan maupun kaki kiri, bahu pada arah tumpuan sejajar/segaris dengan kaki
● Umumnya digunakan sebagai elakan (mengelak dari serangan)
e.) Kuda-kuda silang
● Dapat dilaksanakan silang depan dan silang belakang
● Berat badan dilimpahkan pada satu kaki, kaki yang lain ringan sentuhan dengan ibu/ujung jari kaki
➔Silang Depan
➔ Silang Belakang
SIKAP JONGKOK
Sikap jongkong ada dua macam, jongkok dan jengkek.
● Sikap mencangkung, pantat duduk pada ujung lutut
● Pinggang, punggung leher dan kepala tegak lurus pandangan mata ke depan.
SIKAP DUDUK
Sikap duduk diawali dengan sikap berdiri tegak 2 dilanjutkan dengan sikap duduk sebagai dasar permainan bawah, dengan ada 4 (empat) bentuk sikap duduk yaitu:
SIKAP BERBARING
Sikap berbaring terdiri dari :
●
Pada jatuhan terlentang angkatlah paha 900,
telapak tangan didada, tangan kanan lurus agak serong.
●
Jatuhan sikap miring dari terlentang kaki kanan
yang lututnya bengkok pindahkan kekiri tangan kanan yang didada pindah
kepangkat paha, kaki kanan.
●
Jatuhan tengkurap kedua siku menahan anggota
badan.
SIKAP KHUSUS
Sikap khusus yang penting adalah tegak 1 kaki. Sikap khusus antara lain:
●
Sikap tegak 1 kaki
●
Sikap harimau di mulai dari awal kuda-kuda
depan, turun pelan-pelan di bantu dengan kiri
●
Sikap monyet, gerakannya lucu, tapi penuh
serang, bela geser gesit, terampil, serangan tidak diduga
SIKAP PASANG
Pengertian sikap pasang adalah suatu sikap siaga untuk melakukan pembelaan atau serangan yang berpola dan dilakukan pada awal serta akhir dari rangkaian gerak. Ditinjau dari tinggi rendahnya sikap tubuh. Maka sikap pasang dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: pasang atas, pasang tengah, dan bawah. Pasang atas dan tengah menggunakan kuda-kuda/ sikap kaki sebagai berikut :
●
Kuda-kuda depan
●
Kuda-kuda belakang
●
Kuda-kuda silang (depan dan belakang)
●
Dan sikap khusus lainnya/ menirukan binatang.
●
Kuda-kuda samping.
- Sikap Pasang Atas dan Pasang Tengah
2. Sikap Pasang Bawah
· Salah satu lutut bertumpu dilantai. Titik berat badan lebih rendah. Mendekati bidang tumpuan
I. Gerak Dasar Pencak Silat
Untuk menguasai gerak dasar tersebut, perlu dipahami arah delapan penjuru mata angin dan langkah-langkah. Adapun bentuk dasar pencak silat meliputi unsur-unsur:
a. Arah (8 penjuru mata angin)
b. Cara melangkah
c. Langkah dan posisi d. Bentuk/pola langkah
1. Angkatan
· Angkat tinggi:
§ Satu kaki di angkat tinggi paha dasar, letakkan kaki pada arah yang di tuju.
§ Dari sikap tegak satu kaki, paha kiri datar, letak kaki kiri kedepan dengan kuda-kuda depan, kaki kanan paha datar, kemudian kaki kanan letakkan didepan dan seterusnya
●
Angkat rendah:
Satu kaki di angkat
biasa, kira-kira paha bersudut 300, letakkan kaki yang diangkat pada
tempat tertentu sesuai dengan arah tujuan.
2) Geseran
Cara melankah: satu kaki di geser, ujung jari kaki/tumit masih menyentuh lantai. Letakkan kaki tersebut pada tempat tertentu sesuai arah tujuan.
3) Putaran
Cara melangkah: angkat kaki dengan memutar keluar, letakkan didepan dengan telapak kaki keluar, kaki yang dibelakang jinjit.
4) Lompat
Satu kaki bertolak,disusul oleh kaki lainnya. Dalam hal mendarat ada 2 macam, yaitu: a) Kaki yang satu mendarat, di letakkan di tempat yang sesuai dengan arah tujuan, kemudian disusul dengan kaki lainnya.
b) Kedua kaki mendarat sama-sama
5) Loncat
Kedua kaki bertolak, disusul oleh kaki lainnya, dalam hal ini mendarat bisa 2 kemungkinan, sesuai kebutuhan, yaitu :
a) Kedua kaki mendarat, diletakkan bersama di tempat yang sesuai dengan arah tujuan
b) Satu kaki mendarat disusul kaki yang lain
Perbedaan antara Lompatan dengan Loncatan
èTerletak pada tolakan kaki, jika pada lompatan satu kaki yang bertolak untuk melangkah sedangkan pada loncatan kedua kaki bertolak untuk melangkah.
6) Gesutan
Gesutan adalah langkah untuk mendekati lawan dengan kuda-kuda tengah lalu mengingsut (menggeser telapak kaki tanpa diangkat dari lantai) mendekati lawan secara perlahan dan diam-diam hingga mencapai jarak serangan.
c. Langkah dan Posisi
Langkah adalah perbuatan injakan kaki dari suatu tempat ke tempat lain. Langkah adalah salah 1 hal penting dalam pencak silat, karena berfungsi sebagai :
1. Dasar tumpuan berdiri kuat dan tangguh
2. Dasar tumpuan pada saat melakukan serangan atau pembelaan
3. Suatu cara untuk memperoleh posisi yang menguntungkan
Langkah dapat dilakukan dengan posisi : Segaris, tegak lurus dan serong.
d. Bentuk/ Pola langkah
Pengembangan langkah yang berangkai dengan tujuan tertentu merupakan bentuk/ Pola langkah. Pola langkah ada beberapa macam :
1. Lurus
2. Gergaji/ Zig-zag
3. Ladam atau U ( tunggal dan rangkap )
4. Segitiga ( tunggal dan rangkap )
5. Segi empat ( lurus dan polong )
6. Huruf S
PENDINGINAN (COOLING DOWN)
Setiap latihan olahraga kita selalu membutuhkan pendinginan, guna untuk meregangkan otot – otot yang kaku setelah melakukan katihan olahraga maupun olahraga. Di dalam olahraga pencak silat ini pun ada gerakan pendinginan. Pendingan dalam olahraga pencak silat ini terdapat 3 (tiga) gerakan pendinginan di antaranya:
1) Gerakan pertama
· Melakukan dengan berpasangann pertama memegang telapak tangan teman dengan posisi badan pasangan menunduk seperti orang sholat melakukan rukuk tetapi tangan lurus ke depan, setelah itu tangan di ayun keatas dan ke bawah dengan arah berlawanan dan secara perlahan. Gerakan tersebut guna untuk melemaskan punggung dan kedua tangan. Gerakan tersebut di lakukan secara bergantian.
2) Gerakan kedua
· Sama seperti gerakan pertama kita melakukannya dengan berpasangan.
Pertama tama, kaki kanan ke depan, begitu sebaliknya pasangan kaki kiri yang maju kedepan guna untuk menahan, kemudian Saling berpegangan, dan menarik badan, begitu juga di lakukan sebaliknya.
3) Gerakan ketiga
· Tetap sama seperti gerakan 1 dan 2 melakukan dengan berpasangan. Pertama tamaberdiri dengan pasangan, tetapi dengan posisi saling membelakangi, kemudiandengan bergantian mengangkat tubuh dengan posisi berlawanan, begitu sebaliknya.
4) Gerakan keempat
· Tetap sama seperti gerakan 1,2 dan 3 melakukan dengan berpasangan.
Pertama angkat kaki teman satu dahulu kemudian bergantian.
BAB VII. PEMBELAAN DIRI
- PembelaanDiri(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:75-76)
Pembelaan diri merupakan prinsip utama dalam olahraga pencak silat, sehingga perlu diperkuat landasannya terlebih dahulu. Dasar-dasar hindaran/ elakan dan tangkisan harus ditanamkan dan dihayati, yang memperkuat pembelaan aktif dan serangan balasan serta teknik-teknik lainnya. Prinsip pembelaan ini harus dipupuk menjadi sikap pandangan pembelaan diri secara mental/ ke-jiwaaan secara teknik. Dalam pembelaan harus memperhatikan bentuk serangan lawan, arah serangan, jarak serangan, ketepatan dan kemantapan pembelaan.
Pembelaan diri terdiri dari : pembelaan dasar, pembelaan lanjutan dan pembelaan tinggi.
- Pembelaan dasar :
1) Hindaran dan elakan
2) Tangkisan
- Pembelaan lanjutan :
1) Tangkisan
2) Jatuhan
3) Kuncian
4) Lepasan
- Pembelaan tinggi :
1) Hambatan/ pra gerak
2) Sambut
3) Penguasaan
2. Pembelaan Dasar
(Depdikbud Dirjen DiktiPencakSilat,1992:76-90)
A. Hindaran
Hindaran adalah suatu usaha pembelaan dengan cara memindahkan bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran serangan. Hindaran mempunyai unsur : kuda-kuda, sikap tubuh dan sikap tangan
Hindaran ke arah 8 penjuru mata angin.
Lintasan serangan lawan dipindahkan ke arah 8 penjuru mata angin.
Hindaran ke arah 8 penjuru mata angin dapat dilakukan dengan cara : hadap, sisi, angkat kaki, dan kaki silang.
1. Hindar, hadap yaitu menghindar dengan memindahkan kaki, sehingga posisi tubuh menghadap lawan.
2. Hindar sisi, menghindar dengan memindahkan kaki sehingga posisi tubuh menyamping lawan.
3. Hindar angkat kaki, menghindar dengan cara angkat kaki.
4. Hindar kaki silang, menghindar dengan memindahkan kaki secara menyilang.
Pengembangan
hindaran dasar dengan kembangan unsur kuda-kuda, sikap tubuh, sikap tangan
dalam kesatuan pembelaan.
Elakan
Elakanadalahusahapembelaan
yang dilakukandengansikap kaki yang
tidakberpindahtempatatauberpindahnamunkembaliketempatsemula.
MacamElakan, terdiridari :
➔Elakan bawah
➔Elakan atas
➔Elakan samping
➔Elakan belakang
Keterangan
:
- Elakan bawah
a.
Mengelak dari serangan lawan pada bagian tubuh atas.
b.
Merendah diri dengan sikap tungkai ditekuk tanpa memindahkan letak pijakan
kaki.
c.
Disertai sikap tubuh dan sikap tangan waspada
- Elakan Atas
a.
Mengelak dari serangan lawan pada bagian tubuh bawah
b.
Mengangkat kedua atau salah satu kaki (
dengan sikap tungkai ditekuk ketika megangkat kedua kaki )
c.
Disertai sikap tubuh dan sikap tangan waspada
d.
Mendarat dengan kaki
saling menyusul atau dengan kedua kaki
- Elak samping
a.
Mengelak diri dari serangan lawan arah lurus depan dan atas
b.
Dari sikap kangkang,
memindahkan tubuh kesamping dengan merubah sikap tungkai (kuda-kuda)
c.
Disertai dengan sikap tubuh dan sikap tangan waspada
- Elak belakang
a.
Mengelak diri dari serangan lawan arah lurus depan dan samping
b.
Dari sikap kuda-kuda depan,
menimbulkan tubuh kebelakang
c.
Disertai dengan sikap tubuh dan sikap tangan waspada
Contogerakan pada hindaran dengan berpasangan
:
Diawali dengan berdiri berhadapan,
dengan sikap berdiri tegak 3 atau berdiri tegak 4.
- Pesilat
1 = Hindar hadap arah 1 dan pesilat 2 = Pukul tebak arah 5
6.Pesilat 1 = Hindar kaki silang arah 1 dan pesilat 2 =
Tendangan samping arah 5
- Tangkisan
Tangkisan adalah usaha
pembelaan dengan cara mengadakan kontak langsung dengan serangan. Kontak
langsung itu, bertujuan :
1.
Mengalihkan serangan dari lintasannya
2.
Membendung atau menahan serangan, jika terpaksa
Sikap menangkis selalu disertai
sikap kuda-kuda dan sikap tubuh dengan menggunakan :
1.
Satu lengan
2.
Siku
3.
Dua lengan
4.
Kaki
Terhadap serangan yang mempunyai
bentuk dan lintasan yang bermacam-macam, maka tangkisan ada bervariasi :
1.
Posisi tinggi atau rendah
2.
Dengan tangan terbuka atau mengepal
3.
Arah ke dalam atau keluar
Unsur-unsur lainnya yang penting :
1.
Sikap tangan atau kaki
2.
Sikap kuda-kuda
3.
Sikap tubuh
1)
Tangkisan satu lengan
Terdiri dari :
-
Tangkisan luar, dari dalam keluar
-
Tangkisan dalam, dari luar ke dalam
-
Tangkisan atas, dari bawah ke atas
-
Tangkisan bawah, dari atas ke bawah
2)
Tangkisan Siku
Terdiri dari :
-
Tangkis siku dalam
a. Siku dalam tinggi
b. Siku dalam rendah
-
Tangkis siku luar
a. Siku luar tinggi
b. Siku luar rendah
3)
Tangkisan Dua lengan
Terdiri dari :
Sejajar Dua tangan -
Silang Tinggi/ rendah
Belah Tinggi/ rendah -
Buang Samping
4)
Tangkisan kaki
Terdiri dari :
-
Tutup samping
-
Tutup depan
-
Tutup buang luar
-
Busur luar/dalam
Petunjuk latihan
1)
Latihan dasar elakan dan tangkisan dilakukan
dengan sikap awal yaitu, sikap tegak 2 (dua kepal dipinggang), sikap tegak 3
(dua kepal didada), atau sikap 4 (dua silang didada), ke berbagai arah, dengan
pedoman arah 8 (delapan penjuru mata angin).
2)
Latihan berpasangan/berteman untuk pemahaman
tangkisan dan elakan secara teknik dilakukan dengan serangan, serangan yang
sederhana, dilakukan dengan tenaga yang tidak terlalu kuat.
3)
Kemudian dilatih elakan dan tangkisan dengan
langkah bebas yang merupakan gerak berangkai.
4)
Aba-aba dapat digunkan seruan
1.
Pesilat 1 = Tangkis luar hindar arah 1 dan
pesilat 2 = pukul tebak arah 5
2. Pesilat 1 = Tangkis luar hindar arah 2 dan pesilat 2 =
3. Pesilat 1 = Tangkis dalam hindar
arah 1 dan pesilat 2 = pukul sodok arah 5
4. Pesilat 1 = Tangkis dalam hindar
arah 1 dan pesilat 2 = pukul tinju arah 5
5. Pesilat 1 = Tangkis bawah dan
pesilat 2 = pukul bandul bawah
6. Pesilat 1 = Tangkis atas dan pesilat
2 = pukul pedang atas
7. Pesilat 1 = Tangkis belah tinggi dan
pesilat 2 = pukul tinju rangkap
8. Pesilat 1 = Tangkis belah rendah dan
pesilat 2 = pukul tebak
9. Pesilat 1 = Tangkis silang tinggi
dan pesilat 2 = pukul ketok
1. Pesilat 1 = Tangkis silang rendah dan pesilat 2 = pukul bandul bawah
BAB VIII. SERANGAN
1. SERANGAN(Depdikbud
Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95)
Pengertian serangan
adalah usaha pembelaan diri dengan menggunakan lengan/tangan atau tungkai/kaki
untuk mengenai usaaha sasaran tertentu pada tubuh lawan.Serangan dapat dibagi
jenisnya berdasarkan alat yang digunakan untuk melakukan serangan, yaitu:
-
Serangan lengan/tangan yang lazim disebut
pukulan.
-
Serangan tungkai/kaki yang lzim disebut
tendangan.
Terdapat pula teknik serangan dengan
menggunakan bagian dari lengan atau tungkai, yaitu: sikuan, lututan, sapuan,
kaitan, dan guntingan. Setiap serangan mempunyai unsur :
●
Sikap tangan/ kaki sebagai alat serang
●
Sikap kuda-kuda
●
Sikap tubuh
2. SERANGAN LENGAN(Depdikbud Dirjen Dikti Pencak Silat,1992:95-98)
Serangan lengan dibagi
menjadi :
a.
Serangan tangan :
Dibagi berdasarkan arah
serangan melalui lintasan :
1)
Depan 3)
atas
2)
Bawah 4)
Samping
Serangan lengan/tangan biasanya
disertai dengan sikap kuda-kuda depan dengan melangkah kedepan atau serong
kiri/kanan. Bergantian kiri/kanan, berdasarkan arah 8 (delapan) penjuru mata
angin.
1)
Melaui depan :
Antara lain :
●
Tebak, pukul telapak tangan
●
Tinju, tangan dikepalkan
●
Dorong, dua telapak tangan
●
Sodok, telapak tangan telentangan
●
Totok, bentuk tangan mencengkram rapat.
2)
Melaui bawah :
Antara lain :
●
Bandul/ catok (upper cut dalam tinju)
●
Sanggah, pangkal telapak tangan, serangan dagu
Colok/ tusuk
3)
Melalui samping
Antara lain :
●
Pedang, sisi telapak tangan
●
Tampar, telapak tangan
●
Bandul, dari samping
●
Kepret, punggung tangan
Antara lain :
●
Pedang, sisi telapak tangan
●
Tampar, telapak tangan
●
Bandul, dari samping
●
Kepret, punggung tangan
SERANGAN SIKU
Serangan dengan siku
jarak antara kita dengan lawan dekat. Serangan dengan menggunakan siku dapat
dilakukan dengan arah serangan ke :
-
Depan -
Serong
-
Samping -
Atas
- Belakang - Bawah





































































Komentar
Posting Komentar