UAS PENCAK SILAT

 NAMA     : ISNA MUTHI' ATUS SALMAH

NIM        : 20060484016

KELAS     : 2020A

MATKUL    : PENCAK SILAT


I LEMBAR JAWABAN PILIHAN GANDA 


 

JAWABAN

 

 

JAWABAN

 

 

JAWABAN

 

 

JAWABAN

A

B

C

D

E

A

B

C

D

E

 

 

A

B

C

D

E

 

 

A

B

C

D

E

1

X

 

 

 

 

15

X

 

 

 

 

29

X

 

 

 

 

43

 

 

X

 

 

2

X

 

 

 

 

16

X

 

 

 

 

30

X

 

 

 

 

44

 

 

 

X

 

3

X

 

 

 

 

17

X

 

 

 

 

31

X

 

 

 

 

45

 

 

 

X

 

4

X

 

 

 

 

18

X

 

 

 

 

32

 

 

 

X

 

46

 

X

 

 

 

5

X

 

 

 

 

19

X

 

 

 

 

33

 

X

 

 

 

47

X

 

 

 

 

6

 

 

X

 

 

20

 

 

X

 

 

34

 

 

 

X

 

48

X

 

 

 

 

7

X

 

 

 

 

21

X

 

 

 

 

35

 

 

X

 

 

49

X

 

 

 

 

8

X

 

 

 

 

22

X

 

 

 

 

36

X

 

 

 

 

50

 

 

X

 

 

9

X

 

 

 

 

23

X

 

 

 

 

37

X

 

 

 

 

 

 N I L A I =

10

X

 

 

 

 

24

X

 

 

 

 

38

X

 

 

 

 

11

X

 

 

 

 

 

25

 

X

 

 

 

 

39

 

X

 

 

 

 

12

X

 

 

 

 

 

26

 

 

 

X

 

 

40

 

 

X

 

 

 

13

 

X

 

 

 

 

27

X

 

 

 

 

 

41

X

 

 

 

 

 

14

 

 

X

 

 

 

28

X

 

 

 

 

 

42

X

 

 

 

 

 

 

 

1

 

jawaban A=

 

4

 

jawaban D =

 

7

 

jwb SALAH =

 

2

 

jawaban B =

 

5

 

jawaban E    =

 

8

 

∑ 6 dikurangi 7=

 

3

 

jawaban C =

 

6

 

jwb BENAR =

 

 


II, LEMBAR JAWABAN :

 

1.    Prinsip-prinsip beladiri pencak silat adalah sebagai berikut:

 

1)    Prinsip-prinsip beladiri pencak silat antara lain:

a)    Seorang pesilat tidak berbuat hal-hai yang dapat mencela diri sendiri

b)   Tidak memancing kericuhan

c)    Pembelaan dir.i merupakan prinsip utama dalam pencak silat

d)   Tidak mencari musuh

 

2)        Sesuai dengan kode etik, seorang pesilat:

a)    Harus mempergunakan kepandaiannya untuk menolong orang

b)   Tidak boleh menonjolkan diri atau sombong, apalagi berlaku sewenang-wenang

c)    Tidak boleh mencari musuh atau mempunyai musuh. Hanya boleh memiliki lawan, tetapi bukan musuh, sekalipun lawannya itu jahat

d)   Tidak boleh menyerang terlebih dahulu, bahkan harus menghindari perselisihan

 

3)        Jika bentrokan atau perselisihan tidak dapat dihindari, maka seorang pesilat harus:

a)    Pantang surut atau menyerah

b)   Tetap berusaha mengelak

c)    Jika terpaksa baru menangkis

d)   Jika tidak sempat menangkis, harus membuang kekuatan lawan dengan mengikuti arah geraknya atau dibawa berputar, sehingga kalau kena tidak terasa sakit dan dapat mengurangi kemungkinan cidera

e)    Tidak boleh adu tenaga, jasmaniah atau lahiriah, tenaga rohaniah yang kasar

Janji Prasetya Pesilat Indonesia


Kami pesilat Indonesia adalah warga Negara yang bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa.

Kami pesilat Indonesia adalah warga Negara yang membela dan mengamalkan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang cinta bangsa dan tanah air Indonesia.

Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan bangsa.

Kami pesilat Indonesia adalah pejuang pejuang yang senantiasa menggejar kemajuan dan berkepribadian Indonesia.

Kami pesilat Indonesia adalah kesatria yang senantiasa menegakkan kebenaran.

Kami pesilat Indonesia adalah kesatria yang tahan uji dalam menghadapi cobaan dan godaan.

     

IKRAR PESILAT

1. pesilat adalah seorang individu yang memiliki budi pekerti luhur

2. pesilat adalah orang yang menghormati sesamanya dan mencintai persahabatn dan perdamaian 

3. pesilat adalah orang yang selalu berpikir dan bertindak positif ,kreatif dna dinamis

4.pesilat adalah seorang kesatria yang menjunjung tinggi kenaran,kejujuran dan keadilan , dan selalu ulet dalam menghadapi godaan dan cobaan 

5. pesilat adalah seseorang kesatria yang selalu bertanggung jawab atas kata kata dan perbuatannya.

 

2.    (sepuluh) langkah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Pencaksilat

1.  Teknik Kuda-kuda. Teknik ini merupakan penapakkan kaki sebagai keseimbangan tubuh dalam menyerang maupun bertahan. Teknik kuda-kuda adalah teknik wala yang harus dikuasain oleh seorang atlit pencak silat.

2.  Teknik sikap pasang. Setelah menguasai dengan sempurna teknik kuda-kuda, tahap selanjutnya yakni mempelajari teknik sikap pasang. Sikap pasang merupakan sebuah posisi yang fleksibel sesuai dengan keadaan ketika menyerang atau bertahan. Teknik ini dipadukan dengan teknik kuda-kuda.

3.  Teknik pola langkah. teknik ini merupakan gabungan kuda-kuda yang dikombinasikan dengan fleksibelnya langkah kaki dan dengan arah yang benar.

4.  Teknik arah. Teknik ini berhubungan dengan kemana pemain akan menyerang dan bergerak.

5.  Teknik tendangan. Teknik ini merupakan teknik menyerang lawan dengan kaki. Dalam pencak silat, teknik tendangan terdapat 4 jenis yakni tendangan A yang lurus kedepan, tendangan T menggunakan telapak kaki, tendangan C merupakan tendangan dari samping, dan tendangan melingkar.

6.  Teknik pukulan. teknik ini merupakan teknik menyerang lawan menggunakan tangan. Teknik pukulan ada 4 macam yakni pukulan lurus, bandul, melingkar, dan tegak.

7.  Teknik tangkis. Teknik ini merupakan teknik pertahanan dimana pemain mencoba menghalau serangan lawan dengan tangan maupun kaki.

8.  Teknik kuncian. Teknik ini menyasar kepada bagian tubuh yang vital seperti leher, pergelangan tangan, dan dagu yang bertujuan untuk melumpuhkan lawan.

9.  Teknik guntingan. Teknik ini dilakukan dengan cara menendangan dan menggunting bagian kaki lawan. Teknik ini bertujuan untuk menjatuhkan lawan dan sekaligus mengunci lawan

10.  Sikap berbaring. Sikap ini dilakukan untuk bertahan dari serangan lawan dalam kondisi terpojok.

 

 

 

 

 

 

 

3.    a. Gelanggang Pertandingan

Gelanggang dapat di lantai atau di panggung dan dilapisi matras dengan tebal maksimal 5 cm, permukaan rata dan tidak memantul serta ditutup dengan alas yang tidak licin, berukuran 9 × 9 meter. Berikut adalah ketentuan gelanggang pertandingan.

 

1) Bidang gelanggang berbentuk persegi (bujur sangkar) dengan ukuran 7 × 7 m.

2) Bidang laga berbentuk lingkaran dalam bidang gelanggang.

3) Batas gelanggang dan bidang laga dibuat dengan garis selebar ke arah luar 5 cm dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang. Pada tengah-tengah bidang laga dibuat lingkaran dengan garis tengah 2 m selebar 5 cm sebagai batas pemisah sesaat akan dimulai pertandingan.

4) Lingkaran tersebut mempunyai tanda garis lurus pada garis tengah lingkaran selebar 5 cm, yang sejajar dengan sisi persegi dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang.

5) Sudut pesilat adalah ruang pada sudut persegi yang erhadapan dan dibatasi oleh lingkaran bidang laga. Sudut yang berhadapan lainnya adalah sudut netral.

 

b. Perlengkapan Gelanggang

Beberapa perlengkapan yang harus tersedia di dekat gelanggang pertandingan, antara lain sebagai berikut:

 

1) Ember, gelas, kain pel, dan kesed dari ijuk.

2) Jam pertandingan/game match.

3) Gong atau alat yang berfungsi sama.

4) Lampu babak atau tanda lain untuk menentukan ronde/ babak.

5) Lampu pemenang berwarna merah dan biru atau alat/kode lain untuk menentukan pemenang.

6) Perlengkapan lain-lain.

7) Formulir pertandingan.

 

c. Perlengkapan Pertandingan

Berikut adalah perlengkapan yang disediakan oleh panitia pertandingan untuk digunakan oleh para pesilat saat bertanding. Perlengkapan tersebut berfungsi sebagai pelindung. Perlengkapan tersebut antara lain:

 

1) Pakaian pertandingan, pakaian pencak silat berwarna hitam

2) Pelindung badan ( body protector)

3) Pelindung kemaluan

4) Pelaksana teknis pertandingan

 

Susunan pelaksanaan teknis pertandingan pencak silat, adalah sebagai berikut:

 

1) Ketua pelaksana yang dibantu oleh:

a) sekretaris pertandingan dan pembantu-pembantunya;

b) pengamat waktu dan pembantu-pembantunya;

c) pengatur babak;

d) pengatur gelanggang.

2) Tim dokter pertandingan dan tim kesehatan

3) Dewan wasit juri

4) Dewan hakim. Dewan hakim

Komentar